Preprint / Version 1

PENGARUH KEGIATAN MINGGU GEMBIRA TERHADAP PENGHAYATAN IMAN ANAK DI LINGKUNGAN ST. YOSEP PAROKI KOASI KRISTUS RAJA DAMAI NASEM

##article.authors##

  • YOHANA BAPTISTA MARIA NATA Sekolah Tinggi Katolik Santo Yakobus Merauke

Keywords:

Kegiatan Minggu Gembira,, penghayatan iman anak

Abstract

Tanggungjawab keluarga dalam mendidik anak terutama mengenai iman dan kebenaran merupakan hal yang hakiki dan tidak tergantikan. Dalam dunia modernisasi sekarang ini, para orang tua semakin dibebani dengan volume kerja yang semakin padat. Kesibukan mereka menyebabkan frekuensi perjumpaan dengan anak semakin kecil. Selain itu, karena minimnya pengetahuan orang tua dalam hal iman. Dalam situasi seperti ini, Gereja menawarkan kegiatan Minggu Gembira di setiap paroki sebagai salah satu bentuk model pembinaan bagi anak-anak sekaligus sebagai bentuk bantuan Gereja kepada orang tua yang tidak dapat melaksanakan perannnya secara maksimal. Kegiatan Minggu Gembira merupakan sebuah kegiatan yang dilaksanakan pada setiap hari minggu di Gereja dalam suasana santai dan gembira, dengan maksud membina iman anak. Pembinaan iman anak yang baik membawa dampak yang baik pula bagi penghayatan iman anak di dalam kehidupannya sehari-hari. Berdasarkan paparan di atas, maka permasalahan yang timbul adalah bagaimana pengaruh kegiatan Minggu Gembira dalam menumbuhkan penghayatan iman anak, bagaimana proses pelaksanaan kegiatan Minggu Gembira, apakah kegiatan Minggu Gembira dapat meningkatkan penghayatan iman anak. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar pengaruh kegiatan Minggu Gembira terhadap penghayatan iman anak Lingkungan St.Yosep Paroki Koasi Kristus Raja Damai Nasem. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan model analisis regresi. Untuk mengumpulkan data penulis melaksanakan observasi dan penyebaran angket berskala tetutup dengan jumlah populasi 30 orang dan seluruh populasi tersebut dijadikan sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian dikembangkan dalam 34 pernyataan mengenai kegiatan Minggu Gembira dan 28 pernyataan penghayatan iman anak. Dari uji validitas pada taraf signifikan 5%, N = 30 orang, dengan nilai kritis 0,35 diperoleh sebanyak 31 item valid. Sedangkan dari hasil uji realibilitas diperoleh koofisien alpha sebesar 0,943 yang berarti realibilitas instrumen tinggi. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai kegiatan Minggu Gembira adalah 59,83 dan rata-rata penghayatan iman anak 31,10 keduanya tergolong baik. Dari hasil uji regresi linier sederhana dengan taraf signifikan 5%, diperoleh nilai r2 sebesar 0,406 (40,6%) yang berarti terdapat pengaruh meskipun pengaruhnya lemah. Artinya kegiatan Minggu Gembira tidak terlalu berdampak secara signifikan terhadap penghayatan iman anak. Variabel lain berpengaruh terhadap penghayatan iman anak sebesar 59,4%. Nilai signifikansi sebesar 0,026 yang menunjukan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini berarti bahwa kegiatan Minggu Gembira berpengaruh terhadap penghayatan iman anak. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar lebih meningkatkan peran serta orang tua dan pihak-pihak terkait dalam membimbing 13 dan membina iman anak. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan generasi penerus Gereja yang berani dan mampu menghayati imannya dalam kehidupan setiap hari baik di tengah keluarga maupun di dalam masyarakat melalui tutur kata dan perbuatan

Additional Files

Posted

16-05-2024

Categories