Preprint / Version 1

ANALISIS FAKTOR KURANGNYA KETERLIBATAN UMAT DALAM DOA BERSAMA DI STASI SANTA MARIA DIANGKAT KE SURGA PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER

##article.authors##

  • Maria Iriyanti

Abstract

Penulis mengambil judul skripsi yaitu “ Analisis Faktor Kurangnya Keterlibatan Umat dalam doa Bersama Di Stasi Santa maria Diangkat Ke Surga” karena kprihatinan penulis tentang kurangnya keterlibatan umat. Faktor yang menyebabkan kurangnya keterlibatan umat disebabkan karena perselisihan dalm keluarga, ada anggota yang sedang sakit sehingga tidak terlibat dalam doa bersama, ketidakahadiran anggota keluarga karena rata-rata bekerja sebagai petani dan sebagiannya bekerja sebagai buruh, kemalasan, ketidaksiapan dalam tugas yang sudah dipercayakan karena rasa malu dan tidak berani, pekerjaan banyak di rumah, adanya televisi dan HP. Sehingga umat tidak terlibat aktif dalam doa bersama.
Subjek yang akan diteliti adalah umat Stasi Santa Maria Diangkat Ke Surga paroki Bunda Hati Kudus Kuper. Jumlah umat secara keseluruhan adalah 332 jiwa dari masing-masing etnis yang terdiri dari Jawa, Kei, Muyu, Marind, Tanimbar, dan NTT. Peneliti mengambil 5 orang dari usia 30 tahun sampai 60 tahun sebagai sampel penelitian. Sampel ini dipilih berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti terhadap umat yang aktif dalam mengikuti doa bersama.
Dalam penelitian, penulis menggunakan penelitian kualitatif dan penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2018. Teknik pengumpulan data penulis menggunakan observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang penulis peroleh dari lapangan dapat diketahui bahwa umat belum menyadari bahwa peran umat dalam keterlibatan doa bersama. Kendala-kendala yang dialami umat misalnya kurangnya pembinaan dari dewan stasi, kurangnya kunjungan pastor paroki.
Frekuensi kehadiran umat dalam doa bersama masih kurang aktif dalam doa bersama hal ini disebabkan karena kesibukan masing-masing umat. Sehingga harus adanya pendampingan dari suster, harus adanya komunikasi antara pembimbing dan ketua stasi seputar kegiatan doa bersama yang dijalankan umat, harus penuh dengan semangat untuk hadir dalam doa bersama, harus adanya kekompakan bersama antara ketua kelompok dan anggotanya, adanya pembinaan-pembinaan yang memperkuat kebersamaan dari pembimbing, memberi semangat dalam hal kegiatan gereja, mengajak umat untuk lebih tekun dalam doa bersama. Oleh karena itu, ketua-ketua lingkungan maupan ketua stasi harus memberikan kesadaran bagi umat dan melaksanakan kegiatan yang dapat menarik perhatian umat sehingga dapat terlibat aktif. Oleh karena itu, Harus memberi pendamping seperti suster kepada kelompok doa bersama supaya lebih memperhatikan dan pembentuk pengurus-pengurus yang bersemangat rohani dengan berkomunikasi kepada ketua kelompok doa sehingga doa bersama dapat berjalan lebih aktif lagi di kemudian hari.

Additional Files

Posted

14-03-2023

Categories