Preprint / Version 1

FAKTOR DETERMINAN HUBUNGAN DI LUAR NIKAH DAN DAMPAKNYA TERHADAP KETERLIBATAN PASANGAN DALAM HIDUP MENGGEREJA DI STASI SANTO YAKOBUS SP7 PAROKI BUNDA HATI KUDUS KUPER

##article.authors##

  • Emiliana Boleng

Keywords:

Hidup bersama di luar nikah, perkawinan katolik, factor penyebab

Abstract

Skripsi ini berjudul “Faktor Determinan Hubungan Di Luar Nikah Dan Dampaknya Terhadap Keterlibatan Pasangan Dalam Hidup Menggereja Di Stasi Santo Yakobus Sp7 Paroki Bunda Hati Kudus Kuper”. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 16 informan, yang terdiri atas pasangan yang hidup bersama di luar nikah (5 pasang), ketua dewan stasi, tokoh umat, dan orang tua dari pasangan yang hidup bersama di luar nikah (2 pasang). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa yang menjadi faktor penyebab terjadinya kehidupan bersama tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah menurut aturan Gereja Katolik adalah faktor ekonomi (belum cukup uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga termasuk untuk melangsungkan pernikahan di gereja dan biaya-biaya administrasi lainnya yang harus dipenuhi sebelum peneguhan perkawinan), faktor adat atau budaya yang masih dipegang teguh oleh pihak keluarga dari masing-masing pasangan, pergaulan bebas yang berujung pada terjadinya kehamilan,  kemauan bebas pasangan, aturan Gereja perihal kewajiban yang harus dituntaskan oleh para pasangan sebelum peneguhan perkawinan dan ikatan perkawinan terdahulu. Hidup bersama para pasangan di luar ikatan perkawinan juga berdampak terhadap keterlibatan mereka dalam hidup menggereja dan juga bagi anak-anak. Para pasangan tidak dapat terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan Gereja dengan berbagai alasan dan anak-anak mereka tidak dapat menerima sakramen baptis dan juga sakramen-sakramen lainnya (sesuai dengan aturan yang ditegakkan di seluruh wilayah paroki Bunda Hati Kudus Kuper). Perkawinan sakramen menjadi harapan setiap pasangan sekaligus menjadi tuntutan Gereja bagi setiap umatnya. Kondisi para pasangan yang hingga saat ini masih menjalani kehidupan bersama tanpa ikatan perkawinan, walaupun ada banyak faktor yang menyebabkannya, perlu dibantu oleh pihak-pihak yang memiliki otoritas dalam penggembalaan umat. Salah satu solusi adalah perlu adanya kerjasama yang sinergis antara dewan stasi, tokoh umat dan pastor untuk membantu para pasangan agar mereka memiliki wawasan yang cukup tentang sakramen perkawinan dan dapat keluar dari persoalan yang tengah mereka alami (hidup bersama tanpa adanya ikatan perkawinan).

Additional Files

Posted

17-04-2024

Categories